Minggu, 04 Januari 2015

Rumah Pengeringan Ikan Sehat dan Higienis Khas Kalimantan Selatan


RESUME PROPOSAL

Ikan termasuk bahan pangan yang mudah rusak (membusuk). Hanya dalam waktu sekitar delapan jam sejak ditangkap dan didaratkan, sudah akan timbul proses perubahan yang mengarah pada kerusakan. Untuk itu perlu penanganan agar ikan tetap dapat dimanfaatkan meski dengan waktu yang lama. Penangan tersebut salah satunya dapat dilakukan dengan cara pengeringan. Pengeringan ialah suatu cara/proses untuk mengeluarkan atau menghilangkan sebagian air dari suatu bahan dengan cara menguapkan sebagian besar air yang dikandungnya dengan menggunakan energi panas. Pengeringan dapat pula diartikan sebagai suatu penerapan panas dalam kondisi terkendali untuk mengeluarkan sebagian besar air dalam bahan pangan melalui evaporasi dan sublimasi.




Rumah Pengeringan Ikan Sehat dan Higienis Khas Kalimantan Selatan merupakan proyek industri manufaktur, kegiatan utamanya adalah design engineering, pengembangan produk, pengadaan, manufaktur, perakitan, uji coba terhadap produk serta pemasaran.

 

Lokasi “Rumah Pengeringan Ikan Kering Sehat dan Higienis” ditentukan berdasarakan faktor-faktor pokok penentu pemilihan lokasi industri antara lain, letak dari sumber bahan mentah untuk produksi, letak dari pasar konsumen, ketersediaan tenaga kerja, ketersediaan pengangkutan dan transportasi dan ketersedian energi. Dari beberapa pertimbangan diatas, lokasi yang tepat ialah Kabupaten Banjar, Kecamatan Martapura. Lokasi daerah Martapura yang berada di bagian sentral Kalimantan Selatan yang mudah dilalui oleh daerah daerah penghasil ikan  Martapura juga dekat dengan lokasi pasar konsumen, tenaga kerja maupun energi yang dibutuhkan.



Segmentasi
Keluarga (Anak-anak, Remaja, Dewasa) daerah Kalimantan Selatan dan Wisatawan yang datang dari luar daerah Kalimantan Selatan.
Targeting
Keluarga yang sadar akan pentingnya makanan yang sehat dan higienis dan juga manfaat kandungan bahan yang dikonsumsinya.
Positioning
Ikan Kering sebagai produk sumber makanan sehat dan higienis dan oleh – oleh bermutu khas Kalimantan Selatan.  

Perencanaan dan Penjadwalan
 


Desain proses ialah perancangan yang seksama dari manufaktur atau pelayanan jasa, untuk menghasilkan suatu produk atau layanan. Aspek dari desain proses bermacam-macam meliputi, tipe proses, teknologi, peralatan, kapasitas maupun tata letak. Tujuan dilaksanakannya desain proses ialah untuk memproduksi barang atau jasa yang memenuhi kebutuhan atau keinginan konsumen dan spesifikasi produk dengan biaya yang efisien atau berada dalam jangkauan keterbatasan biaya dan hambatan manjerial lainnya.
 

Tipe proses merupakan jenis proses yang dipilih untuk menghasilkan suatu produk. Pada proposal proyek industri rumah pengeringan ikan ini menggunakan tipe proses produksi fokus produk (terus-menerus).




Diantara metode pengeringan diatas, yang akan menjadi metode pada rumah pengeringan ikan ini ialah dengen metode pengeringan mekanis. Alat pengering mekanis berupa suatu ruang atau cabinet dengan udara panas yang ditiupkan didalamnya. Hal – hal pokok yang membuat pengeringan mekanis ini lebih baik daripada pengeringan alami ialah:
1.  Suhu, kelembapan, dan kecepatan angin dapat diukur
2.  Sanitasi dan hygiene dapat lebih mudah dikendalikan
 


Peralatan
            Rumah pengeringan ikan dalam pelaksanaannya umumnya akan menggunakan alat sebagai berikut.
A.     Cold Storage
Cold storage digunakan sebagai pendingin untuk menjaga kesegaran bahan baku yang akan digunakan dalam proses produksi.
B.     Cabinet Dryer
Cabinet dryer merupakan peralatan untuk mengeringkan ikan yang ada hingga kadar air tertentu yang menggunakan prinsip pertukaran udara panas dalam alat tersebut.
C.     Vacuum Sealer
Vacuum sealer digunakan dalam rumah pengeringan ikan untuk melaksanakan proses pengemasan produk ikan kering menjadi beberapa ukuran yang dipasarkan.



Keputusan kapasitas diambil berdasarkan perkiraan permintaan dan perencanaan yang matang agar ketersediaan kapasitas untuk jangka panjang, menengah dan pendek mencukupi. Penentuan kapasitas produksi rumah pengeringan ikan ini memperhatikan aspek-aspek penting yakni antara lain, permintaan konsumen, daya tampung alat, ketersediaan bahan baku serta ketersediaan tenaga kerja.

Dengan jumlah konsumsi ikan kering yang dikonsumsi sebanyak 1.000 ton/bulan, rumah pengeringan ikan ini membidik konsumen potensial hanya pada wilayah Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar dengan asumsi sebesar  0.2 % yakni sebesar 1 ton/bulan.


Alat yang digunakan yakni cabinet dryer berkapasitas 15 kg dengan suhu 60 – 70 oC dapat mengeringkan ikan dalam waktu 3 jam (180 Menit). Dalam waktu kerja pengeringan ikan yakni sebanyak 15 jam kerja per hari dengan penggunaan kapasitas 75-85% dan penurunan berat berdasarkan kadar air diyakini didapat ikan berkisar pada 7 kg dapat menghasilkan produk ikan kering sebanyak 35 kg/hari (6 kg x 15 jam/3 jam) dan 1.050 kg/bulan.  



Dalam analisis biaya, biaya diklasifikasikan menjadi dua jenis yakni variable cost dan Fixed Cost. Variable cost ialah biaya variabel yang berbanding lurus dengan volume produksi, contohnya seperti biaya bahan langsung, bahan bakar, listrik maupun peralatan lainnya. Fixed Cost ialah biaya tetap yang akan tetap dikeluarkan oleh manajerial walaupun produksi tidak berjalan, contohnya seperti gaji eksekutif dan karyawan, depresiasi, sewa gedung dan lain sebagainya.
 

Peta kerja ialah alat yang menggambarkan kegiatan kerja secara sistematis dan jelas sekaligus mendapatkan informasi yang diperlukan untuk memperbaiki suatu metode kerja. Lewat peta-peta ini kita bisa melihat semua langkah atau kejadian yang dialami oleh suatu benda kerja dari mulai masuk ke pabrik (berbentuk bahan baku), kemudian menggambarkan semua langkah yang dialaminya, seperti transportasi, operasi mesin, pemeriksaan dan perakitan, sampai akhirnya menjadi produk jadi.

File Lengkap Dapat Didownload di Link Berikut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar